Tidak sekolah? Gimana jadinya?
Posted: Selasa, 19 Juli 2016 by Hanya Coretan Biasa in
Apasih yang ada dibenakmu saat kamu mendengar ‘aku
tidak mau sekolah’? Masa depan suram? Tidak punya pekerjaan? Atau gak cocok
jadi masa depanmu? #eaa. Oke, kali ini aku bakalan bahas tentang gimana sih
masa depan atau yang bisa dilakuin kalo kita gak sekolah seperti orang-orang
disekitar kita.
First of all, seperti yang kalian tau, banyak siswa
yang ‘tidak suka sekolah’ bukan karna sekolahnya tapi lingkungan belajarnya
atau cara guru mengajar. Aku adalah salah satu anak yang termasuk “tidak
sekolah”. Sebenarnya, tidak bisa dikatakan tidak sekolah, melainkan aku sekolah
melalui jalur homeschooling. Aku tidak
benar-benar seutuhnya sekolah tapi aku juga tidak benar-benar tidak sekolah. Kenapa
aku memilih program homeschooling? Alasanku
cuma satu, aku tidak mau sekolah. Iya, aku benar-benar tidak mau sekolah. Dimana
guru mengajar di depan, murid duduk di kelas dan mendengarkan guru. Dan juga
kita terpacu sama cara mengajar guru tersebut. Dengan aku ber-homeschooling, aku menemukan cara
belajarku sendiri jadi tidak tergantung cara mengajar guru di kelas. Dilain waktu,
aku bisa menyalurkan hobi menulisku. Program ini benar-benar mengharuskan kita
mengatur waktu/jam kerja kita sendiri. Kita harus tau porsi belajar, porsi
bermain, porsi istirahat, dan porsi kegiatan kita lainnya. Homeschooling cuma belajar dirumah? Bosenin? Tidak. Sebenarnya homeschooling ada 2 cara, yaitu kamu
tetap datang ke kelas dengan waktu yang tidak seperti sekolah biasa atau guru
datang kerumah. Dan aku mengambil cara pertama, tetap datang ke tempat lembaga
tersebut pada jam-jam yang sudah ditentukan. Sama aja dong dengan sekolah? Beda.
Benar-benar beda. Kamu akan merasakan bagaimana rasanya kuliah di usia dini, di
usia dimana kamu homeschooling. Kita sudah
harus tau materi sebelum masuk kelas, lalu guru menambahkan beberapa hal
penting untuk materi tersebut. Kalau tidak membaca sebelumnya, kita akan
ketinggalan pelajaran. Aku “sekolah” 3 hari dalam seminggu, sisanya? Gak ada
kerjaan, kalo kamu gak kerja.
Apasih yang bisa dilakuin kalo kita gak sekolah? Banyak.
Apa bisa kerja kalau tidak sekolah? Bisa. Caranya? Oke, gini. Jika aku tidak
bersekolah, aku bisa..
·
Menekuni hobi. Hobi
setiap orang berbeda-beda, ada yang hobi membaca, menulis, bercerita,
mengkoleksi sesuatu, dan lain sebagainya. Kalau hobi ini kita tekuni, maka
jadilah hobi tidak hanya hobi. Tapi bisa menghasilkan sesuatu, seperti sebuah
karya.
· Menjalankan
bisnis. Dewasa ini, banyak sekali pembisnis muda. Merintis bisnis sejak dini,
dengan modal niat dan tekad. Tidak jarang kita temui, pembisnis-pembisnis muda
ini hanya memilik ijazah SMP bahkan SD. Mereka merelakan sekolahnya demi bisnis
yang digemarinya. Kalau sudah bisnis kita melampui jatah kita bersekolah, mau
tidak mau kita harus melepaskannya.
· Berkeliling Indonesia.
Siapa orang yang tidak mendambakan indahnya negri tanah kita berpijak ini? Semua
pasti ingin bisa berkeliling Indonesia. Sekedar melihat langit Indonesia dengan
posisi berbeda atau buat gaya check-in di
path. Hehe. Bisa juga foto-foto pemandangan
Indonesia dan dijual. Dan kita tidak hanya mengeluarkan uang untuk pergi tapi
juga menghasilkan uang. Ide bagus?
Itu adalah beberapa kegiatan yang bisa dilakukan
ketika tidak bersekolah. Kamu bisa merubah caramu belajar dengan metode homeschooling, berbinis, atau
menyalurkan hobimu. Sekian coretan-coretanku kali ini, sampai bertemu di
coretan selanjutnya. Bye~ Sayonara~ Dadaahh~
wah, pilihan kak laras untuk ikut homeschooling patut diacungi jempol! Semoga sukses kak laras :D